regentrenaldo
VisitingCardBlogger

Saya Segera Kembali

Mohon maaf Blog Regent Renaldo sedang dalam perawatan. Untuk program penjualan sederhana dengan Microsoft Excel silakan kunjungi: www.NotaRG.com > The Blog of Property: MandiriSemesta.com

Merancang "Bioskop Mini" di Ruang Keluarga

Artikel tanggal : 22/06/2012
Semakin lengkap dan nyaman, bila furnitur di ruang ini menggunakan jenis yang simpel apalagi bila ruangan keluarga Anda sempit. Furnitur minimalis akan lebih ringkas serta membuat ruangan lebih bersih dan lega.

Kehadiran home theater di ruang keluarga bisa membuat ruangan tampil berbeda. Nonton film bersama di "bioskop mini" ini bakal menambah kehangatan bersama seluruh penghuni rumah.
Berbeda dengan home theater di ruang terpisah, "menyulap" ruang keluarga sebagai tempat nonton film tentu membutuhkan pertimbangan cermat sekaligus biaya besar. Mulai pembelian alat-alat khusus, furnitur, sampai pembuatan akustik ruang. Berikut ini, beberapa saran mungkin dapat Anda pertimbangkan untuk mengaplikasikan bioskop mini di ruang keluarga Anda:

Merencanakan sejak awal
Sebaiknya Anda merencanakan sejak awal, jika berniat membuat ruang keluarga ditambah home theater. Keberadaan home theater di ruang khusus umumnya bersifat tertutup dengan kabel dan speaker bisa ditanam pada dinding.
Sementara itu, home theater pada ruang keluarga umumnya dibuat semi private dan lebih terbuka. Karena terbuka, maka perlengkapan seperti kabel perlu disembunyikan di satu tempat, misalnya di balik kabinet atau credenza televisi. Credenza ini juga dirancang dengan model tertutup atau dibuat dengan panel backdrop di balik televisi untuk menyembunyikan kabel.

Mencegah kebocoran suara
Di ruang keluargam kebocoran suara sangat mungkin terjadi, karena jumlah jendela atau pintu kaca mengarah ke luar bangunan. Material kaca untuk home theater tidak baik untuk meredam suara. Bocor suara baik dari luar ke dalam atau sebaliknya akan mengganggu kenikmatan menonton televisi maupun lingkungan sekitar hunian. Untuk mengatasinya, Anda bisa memasang curtain di sepanjang jendela.
Kain bisa meredam suara walau tidak seoptimal panel akustik. Untuk mendapatkan kualitas lebih, gunakan jenis kain lebih tebal dan lapisilah lantai dengan karpet. Namun, karpet tidak perlu diaplikasikan untuk menutup seluruh ruangan, cukup di area rug di bawah coffee table biasanya sudah banyak membantu meredam suara.

Pencahayaan tepat
Untuk mendapatkan kualitas terbaik di ruang keluarga plus home theater, salah satu faktor penting harus dipertimbangkana adalah pencahayaan. Bila Anda menggunakan in focus, pastikan pencahayaan tidak mengganggu fokus dan membuat gambar berbayang. Pakailah recessed lighting atau frame lampu yang ditanam di langit-langit ruangan atau downlight dengan bentuk sederhana untuk pencahayaan.
Tipe bola lampu yang tepat untuk ruangan ini adalah menggunakan lampu berwarna hangat. Ada baiknya Anda menggunakan dimmer, mengingat ruangan ini mewadahi banyak kegiatan lainnya. Ketika hendak menonton film, atur dimmer lebih gelap.

Memilih furnitur dan warna
Semakin lengkap dan nyaman, bila furnitur di ruang ini menggunakan jenis yang simpel apalagi bila ruangan keluarga Anda sempit. Furnitur minimalis akan lebih ringkas serta membuat ruangan lebih bersih dan lega.
Tambahkan rak untuk perlengkapan elektronik dan koleksi DVD film. Sementara untuk warna ruangan, pilih warna terang agar ruang berkesan lebih luas. Bila ingin kesan ruang lebih intim, pakai warna cokelat tua, abu-abu, dan merah.

sumber : http://properti.kompas.com/index.php/read/2012/06/22/12121292/Merancang.Bioskop.Mini.di.Ruang.Keluarga
Program Penjualan Sederhana  :
> Download Program Penjualan Sederhana

Tidak ada komentar: