regentrenaldo
VisitingCardBlogger

Saya Segera Kembali

Mohon maaf Blog Regent Renaldo sedang dalam perawatan. Untuk program penjualan sederhana dengan Microsoft Excel silakan kunjungi: www.NotaRG.com > The Blog of Property: MandiriSemesta.com

Mengolah Sampah Plastik jadi Suvenir Cantik

Artikel tanggal : 06/06/2012
Hasil kerajinan tangan Musahara (40), warga Polewali Mandar, yang dibuat dari sampah-sampah plastik.

POLEWALI MANDAR - Berbagai sampah plastik seperti bungkus mi instan, minyak goreng, sabun cuci dan sebagainya, selama ini hanya menghungi tong sampah. Namun di tangan orang-orang kreatif, sampah itu bisa berubah wujud menjadi aneka kerajinan cantik dan fungsional seperti tas, topi, wadah ponsel, dompet, dan lain-lain.

Seperti yang dilakukan oleh Musahara (40), ibu rumah tangga di Desa Tumpiling, Kecamatan Wonomulyo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Dengan kreativitasnya, dia menyulap sampah-sampah plastik itu menjadi benda yang bernilai ekonomi. Hasil karyanya itu kini sudah dijual di pasar lokal.

"Mulanya saya hanya iseng, tapi karena mendapat sambutan saya kemudian mencoba membuat produk kerjainan lain tak hanya terbatas dalam bentuk tas dan topi tapi juga aneka produk lain yang layak dijadikan suvenir atau oleh-oleh," tuturnya.

Sampah-sampah yang telah dikumpulkan dan dikelompokkan selanjutkan dibersihkan sebelum diolah menjadi produk kerajinan. Plastik bekas kemudian digunting sesuai ukuran benda yang akan dibuat.

Kegiatan Musahara mengolah sampah menjadi produk kerajinan tangan yang cantik seperti ini tidak hanya mendatangkan keuntungan ekonomi semata, tapi juga ikut berpartisipasi menjaga kelestarian lingkungan dengan cara mendaur ulang sampah-sampah plastik. Produk kerajinan Musahara dijual antara Rp 15.000 hingga Rp 70.000

Meski produk kerajinannya mulai dikenal luas warga Polewalii Mandar, namun Musahara kesulitan mengembangkan usahnaya lantaran terkendala modal dan pemasaran. Banyak karyanya yang menumpuk lama, karena pemasarannya hanya berputas di sekitar Kecamatan Wonomulyo dan Polewali.

Dia sebenarnya rajin mengikuti berbagai pameran lokal agar karyanya lebih dikenal dan makin diminati warga. Musahara berharap pemerintah bisa memberi bimbingan dan bantuan teknis pemasaran agar jaringan usahanya makin berkembang luas.

sumber : http://regional.kompas.com/read/2012/06/06/08375930/Mengolah.Sampah.Plastik.jadi.Suvenir.Cantik
Program Penjualan Sederhana  :
> Download Program Penjualan Sederhana

Tidak ada komentar: