regentrenaldo
VisitingCardBlogger

Saya Segera Kembali

Mohon maaf Blog Regent Renaldo sedang dalam perawatan. Untuk program penjualan sederhana dengan Microsoft Excel silakan kunjungi: www.NotaRG.com > The Blog of Property: MandiriSemesta.com

Makan Apa Hari Ini?

Artikel tanggal : 12/06/2012
Dengan mencatat pola makan harian, Anda terbantu memilih makanan sehat setiap harinya.

Pertanyaan, "makan apa hari ini?" semestinya bukan lagi bicara mengenai pemenuhan selera untuk memberikan kenikmatan. Dengan kata lain, pemilihan makanan setiap harinya semestinya bukan sekadar untuk memanjakan lidah. Pertanyaan yang juga diajukan para ibu setiap harinya ini sebaiknya juga memerhatikan unsur kesehatan.

Artinya, ketika bertanya, "mau makan apa hari ini?" Anda juga harus memerhatikan apa yang sudah Anda makan semalam atau kemarin siang. Apakah menu makanan harian Anda memenuhi kebutuhan nutrisi? Atau justru Anda terlalu sering memanjakan lidah dengan makanan yang berisiko bagi kesehatan?

Agar Anda bisa memilih dan menyantap makanan bernutrisi setiap hari, dibutuhkan kepatuhan. Nah, kepatuhan ini bukan hanya untuk mereka yang sedang tergeletak sakit karena pola makan sembarangan. Tapi juga untuk Anda yang masih sehat, untuk mencegah datangnya berbagai penyakit akibat pola makan salah.

Menurut spesialis gizi klinik Universitas Indonesia, Dr Pauline Endang Praptini, SpGK, kepatuhan makan sehat setiap harinya ini bisa diwujudkan dengan bantuan pencatatan pola makan harian.

Pencatatan makanan membantu pasien yang datang berkonsultasi gizi kepada dr Pauline, dengan berbagai keluhan atau penyakit. Seperti diabetes, kolesterol tinggi, jantung. Pasien penyakit kronis ini akan dibuatkan panduan kecukupan makanan yang dibutuhkannya dalam sehari. Namun jika tidak dibarengi pencatatan makanan harian oleh pasien, panduan ini cenderung meleset.

"Dengan mencatat makanan yang disantapnya, pasien bisa membandingkan makanan satu dengan lainnya. Tanpa disadari, secara berkala pola makan akan berubah. Karena pasien mengetahui, hari ini makan apa dan dampaknya apa. Kalau tidak dicatat, pasien tidak akan mengerti dampak dari makanan yang disantapnya. Pencatatan seperti ini membuat pasien lebih patuh," jelasnya saat bincang-bincang di sela peluncuran website pencatatan makanan harian di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut dr Pauline, pencatatan pola makan sebagai langkah pencegahan dari berbagai risiko penyakit lebih efektif bagi usia muda. Mereka yang berusia di bawah usia 40, memiliki tingkat keberhasilan tinggi dalam mengontrol pola makan dengan bantuan pencatatan harian.

"Dengan mencatat pola makan harian, seseorang akan merasa harus sehat dengan kesadaran. Pencatatan menjadi langkah preventif," ungkapnya.

Langkah preventif sederhana ini bisa dilakukan siapa saja untuk menghindari berbagai risiko penyakit akibat cara dan pilihan makan yang tak karuan.

sumber : http://female.kompas.com/read/2012/06/12/08340487/Makan.Apa.Hari.Ini
Program Penjualan Sederhana  :
> Download Program Penjualan Sederhana

Tidak ada komentar: