regentrenaldo
VisitingCardBlogger

Saya Segera Kembali

Mohon maaf Blog Regent Renaldo sedang dalam perawatan. Untuk program penjualan sederhana dengan Microsoft Excel silakan kunjungi: www.NotaRG.com > The Blog of Property: MandiriSemesta.com

Multitasking Bikin Anda Puas dan Ketagihan

Artikel tanggal : 07/05/2012

Jakarta, Telah lama kita ketahui bahwa multitasking atau melakukan beberapa aktivitas dalam satu waktu akan menyebabkan kualitas pekerjaan kita menjadi tak maksimal. Namun banyak diantara kita yang masih saja melakukannya.

Sebuah studi di Ohio State University, Columbus telah menemukan jawabannya. Menurut peneliti, hal ini karena multitasking telah menjadi kebiasaan, bahkan membuat pelakunya merasakan kepuasan sehingga kita akan terdorong untuk terus melakukannya.

Meski bisa mempengaruhi kualitas kinerja, "namun beberapa orang menganggap multitasking justru membuatnya lebih produktif," ungkap peneliti Zheng Wang, Ph.D., seorang asisten profesor komunikasi di Ohio State University, Columbus seperti dilansir dari WebMD, Senin (7/5/2012).

Dalam studi ini, peneliti memantau efek dari multitasking pada mahasiswa, kelompok usia yang seringkali melakukan beberapa aktivitas secara bersamaan seperti belajar untuk persiapan ujian sambil mendengarkan musik dan SMS.

Studi ini senada dengan studi sebelumnya yang menemukan bahwa orang-orang berusia 34 tahun ke bawah merupakan kelompok usia yang lebih banyak melakukan multitasking daripada kelompok usia lainnya.

Peneliti pun melibatkan 19 mahasiswa yang diberi alat sejenis ponsel untuk melaporkan seluruh aktivitasnya selama 4 minggu. Partisipan mengumpulkan data berupa jenis aktivitas yang dilakukan beserta durasinya selama 3 kali sehari. Partisipan juga diminta untuk menilai kegunaan aktivitas tersebut dan apa yang memotivasi partisipan untuk melakukannya.

Peneliti ingin memahami dari keempat jenis kebutuhan ini; mental, emosi, kebiasaan dan sosial, kebutuhan manakah yang bisa dipuaskan oleh multitasking dan kebutuhan apa yang menjadi motivator terkuat bagi mahasiswa untuk melakukan beberapa aktivitas dalam waktu yang bersamaan.

Hasilnya, kebutuhan emosi dan kebiasaan adalah kebutuhan yang paling dipuaskan oleh multitasking, bahkan jika kemampuan berpikir dan belajarnya menurun dalam proses tersebut.

"Pelakunya menjadi tidak produktif, hanya saja merasa terpuaskan secara emosional terhadap pekerjaannya," ujar Wang.

Misalnya, seorang mahasiswa tengah membaca satu bab dalam buku biologinya sambil menonton episode serial Glee terbaru, dari sini peneliti menemukan bahwa multitasking memberi mahasiswa dorongan, bahkan jika sebenarnya ia tak begitu mampu menyelesaikan tugas membacanya.

"Namun mahasiswa merasa puas tak hanya karena mereka merasa telah belajar secara efektif namun juga dengan adanya TV, aktivitas belajarnya menjadi tampak menyenangkan," tambah Wang. "Kombinasi aktivitas tersebut bertanggung jawab terhadap munculnya perasaan puas."

Dengan kata lain, multitasking bagi mahasiswa membuat tugas yang awalnya tampak membosankan menjadi menyenangkan, tak terlalu menekan dan lebih bisa dilakukan.

Media multitasking tak hanya membantu memenuhi kebutuhan emosional mahasiswa, tetapi juga tampaknya telah menjadi kebiasaan. Sama halnya dengan kebiasaan lainnya, multitasking tampaknya sulit untuk diubah.

Meski begitu, Wang menjelaskan bahwa media multitasking takkan mampu membantu proses belajar mahasiswa, "hanya saja mereka akan mendapatkan sebuah penghargaan emosional yang membuatnya terus melakukannya."

sumber : http://health.detik.com/read/2012/05/07/094031/1910614/763/multitasking-bikin-anda-puas-dan-ketagihan?l1101755hl
Program Penjualan Sederhana  :
> Download Program Penjualan Sederhana

Tidak ada komentar: