regentrenaldo
VisitingCardBlogger

Saya Segera Kembali

Mohon maaf Blog Regent Renaldo sedang dalam perawatan. Untuk program penjualan sederhana dengan Microsoft Excel silakan kunjungi: www.NotaRG.com > The Blog of Property: MandiriSemesta.com

Perempuan Jangan Pernah Mengemis!

Artikel tanggal : 21/04/2012

MANADO - "Seorang perempuan jangan pernah mengemis, dan jangan pernah menjual diri. Biarlah pakaian sobek, namun tetap bermartabat."
Kalimat itulah yang diucapkan oleh Margaretha Monginsidi, sejak pertama kali mengajar pada 44 tahun silam lalu. Kalimat itu pula yang terus ia ucapkan hingga kini.

Baginya, harga diri seorang perempuan harus dijunjung tinggi, dan jangan sebaliknya. Sebab, perempuan memegang peranan penting dalam kehidupan.
"Sebagai seorang perempuan, saya merasa prihatin dengan kondisi saat ini. Seluruh aspek boleh moderen, tapi seharusnya moral jangan pernah luntur oleh perubahan zaman," ujarnya saat ditemui Tribun di kediamannya, Jumat (20/4/2012).

Ci Monginsidi, demikian sapaan akrabnya, memberi contoh sebagai berikut. Saat ini, perempuan senang bersolek dan cenderung bergaya hidup mewah.
Jika sudah menikah dengan PNS, misalnya, sang suami berpeluang melakukan korupsi untuk memenuhi gaya hidup istrinya. Jika belum menikah, tak segan seorang perempuan menjual diri untuk mendapatkan uang.
Karena itu, adik kandung pahlawan nasional Robert Wolter Monginsidi menuturkan, budi pekerti dan pendidikan moral harus ditanamkan pada anak perempuan sejak kecil, sehingga ketika besar mereka dapat menjaga diri.

"Saat ini, semangat RA Kartini tetap menginspirasi perempuan Indonesia. Ini dapat dilihat dari makin banyak kaum Hawa yang menduduki jabatan penting. Bahkan, perempuan lebih kreatif dibandingkan laki-laki," paparnya.
Ci Monginsidi berharap kaum perempuan di  Sulawesi Utara (Sulut) harus bangkit meraih prestasi di segala bidang yang dapat dibanggakan. Sebab, peran perempuan amat penting dalam membangun negeri.

Ci Monginsidi juga menyoroti kasus trafficking yang tergolong tinggi di Sulut. Menurut wanita kelahiran 13 Februari 1938, kasus perdagangan manusia (korbannya terbanyak wanita dan anak-anak)  terjadi karena faktor ekonomi serta lemahnya pendidikan dari orangtua.
Ia mengingatkan, seorang ibu memegang peranan penting dalam menyiapkan generasi mendatang yang berkualitas. Ci yang hobi membaca sampai saat ini masih setia mengajarkan moral kepada cucu maupun murid privatnya, agar mereka tidak menjadi korban kemajuan zaman.
"Kita yang bertanggung jawab untuk generasi ke depan," ujarnya menutup percakapan.
sumber : http://www.tribunnews.com/2012/04/21/perempuan-jangan-pernah-mengemis
Program Penjualan Sederhana  :
> Download Program Penjualan Sederhana

2 komentar:

♥VPie◥♀◤MahaDhifa♥ mengatakan...

. . setujuh7 aq ma artikelnya. peran seorang wanita dijaman sekarang ini, memang tak ada bedanya dengan cowok. jadi walo pun cewek masih bisa mandiri n gak selalu tergantung dengan cowok . .

Regent Renaldo mengatakan...

yah semuanya sama, yang membedakan hanyalah pengalaman dan pola pikir,salam persahabatan yah vpie :)