regentrenaldo
VisitingCardBlogger

Saya Segera Kembali

Mohon maaf Blog Regent Renaldo sedang dalam perawatan. Untuk program penjualan sederhana dengan Microsoft Excel silakan kunjungi: www.NotaRG.com > The Blog of Property: MandiriSemesta.com

Kursus Bahasa Jepang Gratis!

Artikel tanggal : 27/04/2012

PADA masa penjajahan Belanda, tujuan pendidikan yang dilakukan pemerintahan Hindia Belanda untuk memenuhi keperluan tenaga buruh kasar. Di samping ada sebagian yang dilatih dan dididik untuk menjadi tenaga administrasi, tenaga teknik, tenaga pertanian, dan lain-lain. Semua itu dianggap sebagai pekerja-pekerja kelas dua atau kelas tiga (Muhammad Rifa'i; 2011).

Oleh karena itu banyak didirikan sekolah rakyat atau kejuruan yang memakai bahasa daerah sebagai bahasa pengantarnya. Sedangkan sekolah berbahasa pengantar bahasa Belanda diselenggarakan terbatas hanya untuk anak-anak golongan atas saja. Maka tidak heran kalau hanya golongan tertentu saja dari bangsa Indonesia yang bisa berbahasa Belanda.

Di masa Jepang, ketika pemerintahan Jepang berkuasa di Indonesia, sekolah-sekolah yang ada di zaman Belanda diganti dengan sistem Jepang. Kebijakan lain yang juga dilakukan saat itu adalah melarang pemakaian bahasa Belanda di sekolah-sekolah, perkantoran, dan pergaulan sehari-hari.
Bahasa pengantar resmi yang harus digunakan adalah bahasa Indonesia, sedangkan bahasa Jepang menjadi bahasa kedua yang boleh digunakan dimana saja dan oleh siapa saja. Hal ini tentu sangat berbeda dengan pemerintahan Hindia Belanda, dimana bahasa Belanda hanya diberikan pada sekolah-sekolah tertentu dan tidak semua orang Indonesia.

Untuk mempercepat penguasaan bahasa Jepang, didatangkan ratusan guru dari Jepang ke Asia Tenggara termasuk Indonesia untuk mengajar bahasa Jepang. Selain itu dibuka banyak tempat kursus bahasa Jepang (Sejarah untuk SMA/MA, Pusat Perbukuan Dep. Pendidikan Nasional;2009).
Hebatnya lagi, untuk mengikuti kursus bahasa Jepang ini tidak perlu mengeluarkan uang alias gratis! Pengumuman mengenai kursus gratis ini dimuat dalam surat kabar Asia Raya:
PELAJARAN KILAT BAHASA NIPPON
"Tentang pelajaran bahasa Nippon yang akan diadakan pada tanggal 21 Januari yang akan datang atas usaha bersama-sama di antara Sendenbu Djakarta Chiboe Koesakutai, Hoosoo Kanrikyoku dan Gunseikanbu Tsuuyakuin Yooseisho, lebih jauh dapat kita beritakan bahwa pelajaran dimulai pada tanggal 21 Januari hari minggu yang akan datang jam 10.30 sampai jam 11.30 dengan memilih tempat sekitar radio umum dalam Jakarta Tokubetsu Shi. Yang akan memimpin kursus itu ialah murid-murid Gunseikanbu Tsuuyakuin Yooseisho, (sekolah juru bahasa Gunseikanbu)."

Tempat yang akan didatangi murid-murid sekolah juru bahasa sebagai pemimpin kursus ialah seperti di bawah ini:
1. Pasar Bidara Cina (Balimister)
2. Pasar Sawah Besar, di depan Azuma Gekijo ( Kebon Jeruk).
3. Pasar Gang Kancil (Krukut).
4. Pasar Senen, Pasar Burung (Kramat).
5. Pasar Kwitang, di ujung gang kembang sepatu (Senen).
6. Pasar Mentjos Gang Tengah (Salemba).
7. Pasar Menteng , jalan Manggarai (Menteng).
8. Pasar Bunder Tanah Abang, di depan Yachio Gekijo (Jati).
9. Jatinegara (di depan Ajia Gekijo) (Balimister).
10. Lapang Pulo Piun (Petojo) (Asia Raya, 18 Januari 1945)."
Anda berminat? Silahkan datangi tempat-tempat di atas. Tapi jangan kecewa kalau sudah tidak ada karena itu kejadian sudah berlalu berpuluh tahun yang lalu.
Sayang sekali Belanda tidak menerapkan sistem ini ketika menjajah kita, padahal kalau saja saat itu pemerintahan Hindia Belanda melakukan hal yang sama seperti pemerintah Jepang, mengingat lamanya Belanda menjajah bangsa Indonesia, mungkin saja sampai saat ini banyak rakyat Indonesia yang fasih berbahasa Belanda.

sumber : http://www1.kompas.com/readkotatua/xml/2012/04/27/14513266/Kursus.Bahasa.Jepang.Gratis
Program Penjualan Sederhana  :
> Download Program Penjualan Sederhana

Tidak ada komentar: