regentrenaldo
VisitingCardBlogger

Saya Segera Kembali

Mohon maaf Blog Regent Renaldo sedang dalam perawatan. Untuk program penjualan sederhana dengan Microsoft Excel silakan kunjungi: www.NotaRG.com > The Blog of Property: MandiriSemesta.com

6 Pemicu Nyeri yang Mengejutkan

Artikel tanggal : 10/04/2012

Anda tak bisa melihat nyeri namun ketika Anda merasakannya, sulit bagi Anda untuk memikirkan hal lainnya. Ada banyak hal yang dapat memicu nyeri, namun 6 pemicu ini tergolong mengejutkan.

Apakah Anda memiliki nyeri kronis yang sudah berlangsung minimal 6 bulan atau nyeri akibat cedera atau penggunaan organ tubuh secara berlebihan, Anda tak harus terus menggunakan penghilang rasa sakit atau menahannya.

Cek 6 pemicu nyeri yang mengejutkan di bawah ini dan temukan cara mengatasinya sehingga Anda bisa bebas nyeri, seperti dilansir dari MSN Health, Selasa (10/4/2012).

1. Kemarahan
Menahan kemarahan benar-benar bisa menjadi nyeri di punggung Anda. Dalam sebuah studi, orang-orang yang terganggu nyeri pinggang kronis diminta untuk mengungkapkan kemarahannya secara verbal atau menahannya.

Menurut Psychosomatic Medicine, partisipan yang tetap bungkam mengalami lebih banyak tekanan di otot-otot tulang belakangnya. Otot yang menegang akan terasa sakit saat Anda mengalami sakit punggung atau nyeri akibat mengangkat terlalu banyak barang.

Peredanya: Jangan Tahan Perasaan Anda
"Satu trik untuk meminimalisir nyeri adalah membiarkan diri Anda untuk merasakan apa yang sepenuhnya Anda rasakan," jelas Jacob Teitelbaum, MD, penulis buku Real Cause, Real Cure (Rodale) dan Pain Free 1-2-3, A Proven Program for Eliminating Chronic Pain Now (McGraw-Hill).

Jika Anda mencoba menekan kemarahan, Anda hanya akan menyimpan ketegangan di otot dan meningkatkan rasa sakitnya. Fokuskan juga perhatian Anda pada upaya untuk memahami atau menyesuaikan perasaan Anda dan memindahkannya ke pikiran Anda sehingga Anda tidak pernah benar-benar melepaskan kemarahan.

Di lain waktu saat Anda marah, perhatikan apakah rahang Anda mengeras atau nafas Anda makin cepat. Ini tanda-tandanya Anda menahan perasaan, jadi lakukan hal sebaliknya dan biarkan rahang Anda mengendur atau ambil nafas dalam-dalam.

2. Ponsel Pintar Anda
Jika Anda menahan ponsel Anda diantara bahu dan telinga sehingga Anda bisa multitasking ketika berbicara, hal ini memaksa leher Anda berada pada posisi yang disebut 'lateral bending position' dalam jangka waktu yang lama. Hal ini menyebabkan nyeri leher dan bahu, bahkan membuat lengan Anda kram. Begitu juga dengan SMS-an karena sering menyebabkan tendonitis atau peradangan pada persendian jempol Anda.

Peredanya: Ubah Posisi
Jika Anda akan berbicara di ponsel lebih dari beberapa menit, gunakan headset atau Bluetooth daripada menjepit ponsel Anda dengan bahu untuk menghindari posisi yang bisa membuat leher terkilir. Saat SMS-an, gunakan bantalan jempol daripada ujung jempol Anda.

3. Memikirkan Hal Terburuk
Catastrophizing atau mempercayai bahwa sebuah situasi lebih buruk dari sebenarnya bisa menghasilkan lebih banyak stres dan mengganggu kemampuan seseorang untuk berfungsi dengan baik. Berbagai studi telah mengaitkan catastrophizing pada persepsi yang tinggi terhadap rasa sakit.

Peredanya: Miliki Worry-Time Harian

  1. Sisihkan waktu 10 menit dalam sehari untuk membiarkan diri Anda khawatir (tidak saat Anda baru bangun tidur atau sebelum Anda tidur).
  2. Tuliskan segala hal yang Anda khawatirkan
  3. Prioritaskan kekhawatiran Anda berdasarkan tiga kategori yaitu apa yang bisa Anda pecahkan hari ini, apa yang bisa Anda pecahkan minggu atau bulan ini dan apa yang tak bisa Anda ubah sama sekali.
  4. Buatlah rencana aksi terhadap hal-hal yang dapat Anda ubah. Hal ini mengubah fokus Anda dari hanya merenungkan masalah menjadi melakukan sesuatu sehingga Anda lebih terkontrol.
  5. Coret dari daftar dan lepaskan hal-hal yang tak bisa Anda ubah. Jika Anda bangun tidur di pagi hari dan mulai khawatir, hentikan diri Anda hingga menjelang worry-time.

Teknik ini melatih Anda untuk menunda kekhawatiran sehingga Anda tidak terjebak dalam pikiran yang melingkar dan membantu meminimalisir stres dan tekanan.

4. Menghemat Tidur Anda
"Di masa sebelum adanya internet, orang-orang Amerika tidur 9 jam semalam. Namun kini rata-ratanya kurang dari 6,5 jam," kata Dr. Teitelbaum. Tubuh Anda membuat hormon pertumbuhan saat tidur, yang dibutuhkan jaringan untuk meringankan rasa sakit. Selain itu, orang-orang dengan insomnia kronis hampir berisiko tiga kali lipat mengalami nyeri kronis, menurut jurnal Sleep.

Peredanya: Hipnotis Diri Anda
Tertidur saat Anda merasakan nyeri tampaknya seperti misi yang mustahil, namun teknik self-hypnosis telah menunjukkan adanya pengurangan rasa sakit dan meningkatkan kualitas tidur. Hypnosis adalah suatu upaya untuk membuat diri Anda terhanyut dalam sebuah obyek tunggal (seperti api pada lilin), imej (bayangkan: berada di sebuah pantai) atau ide (seperti kata atau frase).

5. Tempat Kerja Anda
Mungkin Anda tak mengira bahwa hanya dengan duduk di meja kerja dapat meningkatkan risiko nyeri karena Anda merasa tidak melakukan hal-hal yang berat bagi fisik, namun segala hal dari postur hingga pengaturan ruang kerja Anda dapat berpotensi menyebabkan cedera.

Mengangkat bahu Anda di sekitar telinga karena stres dapat mengencangkan bahu dan otot leher serta memicu nyeri. Mengistirahatkan pergelangan tangan Anda di atas keyboard tanpa topangan yang tepat dapat menyebabkan nyeri yang tajam di pergelangan tangan dan tangan yang dikenal sebagai carpal tunnel syndrome. Duduk di kursi yang tak memiliki penopang punggung atau tak membiarkan kaki Anda menyentuh lantai dapat menambah ketegangan di tulang belakang Anda.

Peredanya: Rombak Ruangan Anda
Pertama, tempelkan titik biru pada monitor komputer Anda dan lihatlah sesering mungkin untuk mengingatkan diri Anda agar merilekskan bahu jika Anda suka mengangkat bahu hingga ke atas telinga saat stres.

Selanjutnya, cek cara duduk Anda di depan komputer. Bagian atas monitor Anda harus berada pada atau di bawah sudut pandang mata sehingga leher Anda tidak tegang saat melihat ke atas. Pergelangan tangan dan siku Anda harus ditopang dan letak keyboard dari tubuh Anda harus sepanjang lengan.

Lutut Anda harus bengkok pada sudut 90 derajat. Jika kaki Anda tak bisa menyentuh lantai, gunakan bangku kecil untuk mengistirahatkan kaki Anda.

6. Kesepian
"Kita adalah makhluk sosial, namun nyeri dapat membuat Anda menarik diri dari orang-orang di sekitar Anda dan menyebabkan perasaan depresi, yang telah lama dikaitkan dengan peningkatan rasa nyeri," kata Dr. Bertagnolli.

Peredanya: Peliharalah Koneksi Anda
"Orang-orang yang memiliki dukungan sosial yang baik dan menggunakannya dengan baik, dapat mengelola nyerinya dengan lebih baik," kata Dr. Sonty. Daripada berpikir, katakanlah, melewatkan pesta bersama teman karena Anda mengira takkan sanggup duduk selama 5 jam, datanglah hanya untuk satu jam.

sumber : http://health.detik.com/read/2012/04/10/083706/1888441/763/6-pemicu-nyeri-yang-mengejutkan?l1101755hl
Program Penjualan Sederhana  :
> Download Program Penjualan Sederhana

Tidak ada komentar: