regentrenaldo
VisitingCardBlogger

Saya Segera Kembali

Mohon maaf Blog Regent Renaldo sedang dalam perawatan. Untuk program penjualan sederhana dengan Microsoft Excel silakan kunjungi: www.NotaRG.com > The Blog of Property: MandiriSemesta.com

Tidur 8 Jam Sehari: Kebutuhan atau Kebiasaan?

Artikel tanggal : 21/03/2012

TIDUR delapan jam sehari tanpa gangguan itu baik bagi kesehatan. Tapi peneliti meragukan itu sebagai sebuah kebiasaan yang muncul pada abad 20. Peneliti menyatakan kebiasaan tidur di abad-abad sebelumnya berbeda.

Para ahli dari American University of Virginia mengklaim kebutuhan tidur selama delapan jam adalah sebuah kesalahpahaman populer. Tapi kesalahan itu membawa dampak besar pada masyarakat modern. Banyak orang yang merasa rileks setelah tidur kurang dari delapan jam, terutama bagi mereka yang kerap bangun sepanjang malam.

Namun, peneliti Roger Ekirch membuktikan bangun tengah malam juga bermanfaat. Sejak zaman dulu, manusia menjalani tidur biphasic. Setiap periode tidur, berlangsung selama empat jam. Selama jeda waktu, biasanya digunakan untuk berdoa, bermimpi dengan mata terbuka, berbincang dengan istri, dan bahkan mengunjungi orang lain.

Sebagian besar orang tidur lebih awal dan menghabiskan waktu sembilan sampai sepuluh jam di tempat tidur. Robert Ekirch berhasil mengumpulkan 500 dokumen sejarah dari zaman yang berbeda, berkaitan dengan tidur biphasic. Dokumen itu berasal dari suku Afrika, bangsa Yunani Kuno, dan biarawan abad pertengahan, yang bisa tidur dan istirahat dalam watu empat jam saja. Uniknya, tidak ada dari mereka yang mengeluh insomnia.

Menurut Ekirch, ritme kehidupan telah berubah sejak meluasnya pendistribusian lampu listrik dan lentera di abad 19 hingga abad 20, dan dengan munculnya tempat hiburan malam. Orang-orang mulai tidur setelah itu sehingga mereka mengeluh kurang tidur. Saat itulah mulai banyak peneliti muncul dengan klaim bahwa manusia butuh tidur dalam waktu yang panjang.

Akan tetapi, orang-orang tetap terbangun di malam hari. Bagi sebagian orang peristiwa terbangun di malam hari itu menjadi masalah. Tahun 1990-an, Ilmuwan Geman, Thomas Wehr, melakukan penelitian dengan melibatkan puluhan voluntir untuk menghabiskan 14 jam sehari dalam kegelapan. Setelah itu, beralih dari tidur panjang selama delapan jam, ke tidur 'dua fase', yaitu empat jam.

Lalu apa manfaat tidur biphasic? Ilmuwan menuliskan, selain memiliki tidur yang lebih baik, orang juga akan bisa mengingat mimpinya dengan baik, yang bisa memberi kesempatan bagi kita untuk menyelami alam bawah sadar kita dengan baik. Namun, ilmuwan tidak yakin manusia modern bisa kembali istirahat dan tidur selama empat jam. Hanya pertapa yang mampu melakukannya. Jadi, tidur selama delapan jam yang dipercaya sebagai kebutuhan manusia, ternyata awalanya hanyalah kebiasaan saja.

sumber : http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/03/21/85727/Tidur-8-Jam-Sehari-Kebutuhan-atau-Kebiasaan?/11
Program Penjualan Sederhana  :
> Download Program Penjualan Sederhana

Tidak ada komentar: