regentrenaldo
VisitingCardBlogger

Saya Segera Kembali

Mohon maaf Blog Regent Renaldo sedang dalam perawatan. Untuk program penjualan sederhana dengan Microsoft Excel silakan kunjungi: www.NotaRG.com > The Blog of Property: MandiriSemesta.com

Inilah Penyebab Tidur Pulas di Tengah Keramaian

Artikel tanggal : 16/03/2012

TAK sedikit orang yang bisa tidur pulas meski di sekelilingnya ramai. Sedangkan yang lainnya justru merasa susah tidur.

Menurut seorang ahli, Dr. Jeffrey Ellenbogen, pengajar neurologi di Harvard Medical School, Amerika Serikat, kondisi itu disebabkan oleh perbedaan ritme otak selama manusia tidur.

Meski terapi berdasarkan temuan itu masih belum dapat dilakukan, tapi setidaknya dengan mengetahui informasi ini, kita akan lebih memahami apa yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan tidur yang alami.

Dalam laporan yang dimuat Current Biology, Ellenbogen dan kawan-kawan meneliti bagaimana sensitivitas terhadap kegaduhan selama tidur dikaitkan dengan semacam aktivitas tidur yang disebut 'sleep spindles' (dorongan ritme otak cepat yang menekan karateristik pola tidur lambat).

Ritme ini dihasilkan oleh sebuah susunan di dalam otak yang disebut thalamus. Susunan ini berperan dalam menghubungkan informasi sensorik dari dunia luar ke bagian lain di otak.

Diperkirakan bahwa thalamus bisa menghasilkan dorongan tidur sebagai cara untuk mencegah input sensorik (seperti suara keras) mencapai otak tidur.

Untuk mengetahui apakah spindle dapat melindungi otak dari suara di luar, para peneliti pertama kali mengukur produksi aktivitas dalam otak 12 relawan dewasa sehat ketika mereka tidur pulas semalam. Pada dua malam berikutnya, mereka mengevaluasi perilaku tidur para relawan di tengah kegaduhan suara seperti jalan dan lalu lintas udara atau dering telepon.

Para peneliti menemukan fakta bahwa orang dengan tingkat ritme otak cepat lebih tinggi secara konsisten cenderung tidak terjaga akibat suara-suara gaduh.

Namun, Ellenbogen mengatakan belum yakin apakah aktivitas tidur secara langsung mengganggu transmisi suara ke otak, walaupun hasilnya sudah didapatkan pada hipotesis saat ini.

"Jika aktivitas tidur terjadi pada saat yang sama seperti suara, maka suara itu kemungkinan diblokir dari persepsi, dengan mempertahankan orang tetap tertidur. Lebih banyak aktivitas tidur akan lebih membuat suara akan bertabrakan dengan ritme yang melindungi tidur," katanya.

Ia menambahkan, bisa saja aktivitas tidur ini hanyalah sebuah tanda proses otak yang belum diketahui yang mengendalikan sensitivitas terhadap kebisingan.

"Tingkat aktivitas tidur setiap orang adalah sama dalam tiga malam penelitian. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas tidur itu merupakan suatu sifat yang stabil bagi seorang individu di seluruh waktu. Meskipun sedikit yang diketahui tentang apa yang membuat seseorang menghasilkan aktivitas tidur yang lebih dari yang lain," ujar Ellenbogen.

Penelitian ini dianggap penting untuk memahami produksi aktivitas tidur suatu hari nanti dapat membantu peneliti merancang metode perilaku atau farmasi untuk meningkatkan ketahanan terhadap kebisingan selama tidur. Meskipun aplikasi seperti ini masih jauh dari harapan.

sumber : http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/03/16/85138/Inilah-Penyebab-Tidur-Pulas-di-Tengah-Keramaian/11
Program Penjualan Sederhana  :
> Download Program Penjualan Sederhana

Tidak ada komentar: