regentrenaldo
VisitingCardBlogger

Saya Segera Kembali

Mohon maaf Blog Regent Renaldo sedang dalam perawatan. Untuk program penjualan sederhana dengan Microsoft Excel silakan kunjungi: www.NotaRG.com > The Blog of Property: MandiriSemesta.com

Investasi Properti Sewa, RI Terendah di Asia

Berita tanggal : 23/02/2012
Salah satu hunian mewah di Jakarta, Mansion at Kemang 

50,5 persen pembeli properti Indonesia masih berorientasi untuk memiliki rumah properti.

Jaringan website properti di empat negara Asia, iProperti Group menilai Indonesia berada pada posisi terendah untuk pembelian properti dengan tujuan disewakan. Indonesia masih berada di bawah Singapura, Malaysia, dan China (Hong Kong).

"Motivasi kepemilikan properti di Indonesia saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh alasan kepemilikan properti pribadi," kata Shaun Di Gregorio, Chief Executive Officer (CEO) iProperti Group, dalam hasil survei yang diperoleh VIVAnews di Jakarta, Rabu, 22 Februari 2012.

iProperti menemukan, sebanyak 50,5 persen pembeli properti Indonesia masih berorientasi untuk memiliki rumah pribadi. Sementara itu, investor yang berniat menyewakan propertinya hanya mencapai 25,3 persen. Sisanya memilih membeli properti untuk tujuan investasi.

Motivasi pembelian properti untuk tujuan sewa di Indonesia itu lebih rendah dibandingkan Hong Kong yang mencapai 27,2 persen, Malaysia 31,1 persen, dan Singapura 39,7 persen.

Tak hanya motivasi investasi dengan menyewakan properti. Indonesia juga berada dalam urutan terendah dalam hal rencana pembelian properti di luar negeri dalam kurun waktu lebih dari dua tahun ke depan.

Tercatat hanya sekitar 17,7 persen penduduk Indonesia yang berniat membeli properti di luar negeri. Jumlah itu sedikit lebih baik dibandingkan investor Hong Kong yang mencapai 15,3 persen.

Malaysia dan Singapura diketahui memiliki keinginan membeli properti di luar negeri tertinggi dengan porsi masing-masing 17,7 persen dan 42,2 persen.

"Survei menunjukkan preferensi masyarakat  Indonesia untuk membeli properti lokal masih menjadi prioritas daripada membeli properti di luar negeri," kata Di Gregorio.

Namun, Di Gregorio melanjutkan, jika investor Indonesia memiliki keinginan membeli properti di negara lain, Singapura adalah lokasi yang paling diinginkan. Posisi kedua diduduki oleh Australia sebagai lokasi properti di luar negeri yang ingin dimiliki oleh peserta survei.
Sebagai informasi, partisipan survei ini adalah masyarakat dengan rentang usia 26-40 tahun yang sebagian besar berprofesi sebagai eksekutif manajerial dan profesional. Para peserta survei merupakan penduduk dengan pendapatan tahunan rumah tangga berada di atas rata-rata pendapatan nasional.
Pemilihan ini juga didasarkan pada kemampuan penduduk untuk membeli properti dan pemilihan berinvestasi di bidang properti.

sumber : http://bisnis.vivanews.com/news/read/290474-investasi-properti-sewa--ri-terendah-di-asia
Program Penjualan Sederhana  :
> Download Program Penjualan Sederhana

Tidak ada komentar: