regentrenaldo
VisitingCardBlogger

Saya Segera Kembali

Mohon maaf Blog Regent Renaldo sedang dalam perawatan. Untuk program penjualan sederhana dengan Microsoft Excel silakan kunjungi: www.NotaRG.com > The Blog of Property: MandiriSemesta.com

Terapi Gen untuk Kebutaan

Berita tanggal : 07/11/2011

Jakarta, Kebutaan tipe choroideraemia (CHM) adalah gangguan genetik langka yang menyebabkan hilangnya penglihatan secara progresif akibat degenerasi koroid dan retina. Penyakit ini susah disembuhkan tapi dengan temuan ada harapan untuk kesembuhan penderitanya.

Oxford University bekerja sama dengan Imperial College London telah melakukan sebuah penelitian mengenai pengobatan pasien dengan tipe kebutaan yang tidak dapat disembuhkan menggunakan terapi gen untuk pertama kalinya. Jika penelitian tersebut berhasil, maka dapat diterapkan pada pengobatan untuk choroideraemia (CHM).

CHM merupakan bentuk progresif dari kebutaan secara genetik yang pertama muncul di masa kecil dan diperkirakan telah mempengaruhi lebih dari 100.000 orang di seluruh dunia. CHM merupakan penyakit degeneratif retina yang mengarah pada degenerasi choriocapillaris, epitel pigmen retina, dan fotoreseptor mata.

CHM adalah gangguan genetik langka, yang menyebabkan hilangnya penglihatan secara progresif akibat degenerasi koroid dan retina. Pada masa kanak-kanak, kebutaan malam adalah gejala pertama yang paling umum terjadi. Seiring perkembangan penyakit, dapat terjadi kehilangan penglihatan.

Kehilangan penglihatan seringkali dimulai dengan pola cincin tidak teratur yang secara bertahap meluas mengarah pada penglihatan sentral dan keluar menuju pinggiran yang ekstrim.

CHM hanya terjadi pada pria dan hingga sekarang belum terdapat pengobatan yang spesifik untuk penyakit tersebut. Diagnos penyakit tersebut biasanya dilakukan di masa kecil ketika gejala makin memburuk.

Penyakit tersebut akan dapat menyebabkan kebutaan sekitar usia 40 tahun. Penyakit tersebut terjadi karena kekurangan gen REP1 yang terletak pada kromosom X.

"Penyakit tersebut telah diakui sebagai bentuk kebutaan yang tidak dapat disembuhkan sejak pertama kali dapat diidentifikasi lebih dari seratus tahun yang lalu. Saya berpikir bahwa kita telah merancang pengobatan genetik yang berpotensi menghentikan penyakit tersebut hanya dengan satu kali injeksi tunggal," kata Profesor Robert MacLaren dari University of Oxford, yang memimpin penelitian tersebut seperti dilansir dari Epharmapedia, Senin (7/11/2011).

Penelitian tersebut melibatkan 12 pasien yang menjalani operasi di mana terapi gen disuntikkan ke dalam satu mata. Mata lainnya kemudian akan bertindak sebagai kontrol terhadap mata yang telah disuntik dengan gen. Hal tersebut bertujuan untuk menilai efek pengobatan.

Tujuan dari penelitian tersebut adalah terutama untuk menilai keamanan, selain itu juga untuk mendapatkan data awal mengenai keefektifan pengobatan. Para peneliti memperkirakan bahwa, pengamatan tersebut akan memakan waktu 2 tahun untuk mengetahui apakah degenerasi telah dihentikan sepenuhnya oleh terapi gen atau tidak.

Terapi tersebut merupakan terapi gen baru yang dirancang untuk memberikan gen yang hilang pada orang dengan CHM. Terapi tersebut bertujuan untuk menghentikan kerusakan yang secara bertahap mengarah pada kebutaan.

Terapi tersebut menggunakan virus, yang pada dasarnya DNA virus digunakan sebagai agen pengiriman gen yang hilang ke bagian mata. Virus tersebut telah direkayasa untuk menginfeksi sel-sel peka cahaya di retina yang dikenal sebagai fotoreseptor.

Kemudian ada gen yang diaktifkan dan gen tersebut menjadi aktif. Dengan terapi gen tertentu, satu kali pengobatan dapat memberikan koreksi permanen pada penyakit tersebut. Karena gen diperkirakan tetap berada di sel-sel retina tanpa batas.

"Pengobatan dengan gen pengganti pada pasien CHM adalah tujuan akhir dari penelitian intensif yang telah dilakukan selama 20 tahun di laboratorium saya. Penelitian ini diharapkan dapat memenuhi mimpi semua pasien CHM yang ingin melihat dengan normal lagi. Namun masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasi dan memperkuat hasil penelitian ini," kata Prof Seabra.



(ir/ir)


sumber :  http://www.detikhealth.com/read/2011/11/07/140212/1761914/763/terapi-gen-untuk-kebutaan?l991101755
Sponsor :
> Download Program Penjualan Sederhana

Tidak ada komentar: