regentrenaldo
VisitingCardBlogger

Saya Segera Kembali

Mohon maaf Blog Regent Renaldo sedang dalam perawatan. Untuk program penjualan sederhana dengan Microsoft Excel silakan kunjungi: www.NotaRG.com > The Blog of Property: MandiriSemesta.com

Awas, Sering Nonton Televisi Picu Depresi

Berita tanggal : 16/11/2011

Jakarta - Sebuah studi baru menunjukkan bahwa seseorang yang sering nonton televisi, terlebih perempuan, sangat rentan terkena depresi. Benarkah?
Berdasarkan penelitian yang dilakukan para ilmuwan dari Harvard menemukan bahwa wanita yang menonton TV sekitar tiga jam atau lebih setiap hari memiliki risiko 13% lebih tinggi mengalami depresi dibandingkan dengan wanita yang sedikit menonton TV.
Sementara itu, penelitian tersebut juga menunjukkan wanita yang berolahraga 90 menit atau lebih setiap hari dapat menurunkan 20% risiko terkena depresi dibandingkan dengan mereka yang hanya berolahraga selama 10 menit atau kurang.
"Temuan ini menambah bukti bahwa aktivitas fisik penting untuk menjaga kesehatan otak," kata Dr Gillian Mead, pimpinan penelitian.
Sebelum menyimpulkan hasil penelitian, para peneliti melakukan survei kepada 50.000 wanita setiap dua tahun sejak 1992 hingga 2006.
Para partisipan diharuskan mencatat jumlah waktu yang mereka habiskan untuk menonton TV setiap minggu di tahun 1992, dan menjawab pertanyaan peneliti mengenai seberapa sering mereka berjalan, bersepeda, berlari dan berenang antara rentang 1992-2000.
Selama masa analisis percobaan, para peneliti menghitung aspek kesehatan dan gaya hidup yang berkaitan dengan depresi, termasuk berat badan, merokok dan gejala penyakit.
Peneliti menyimpulkan bahwa aktivitas di depan TV dapat menyebabkan berbagai gejala emosional dan fisik yang terkait dengan kondisi tubuh. Sementara olahraga memiliki dampak positif dengan meningkatkan rasa percaya diri, pengendalian diri dan level endorfin (senyawa yang menyebabkan rasa senang). [mor]

sumber : http://gayahidup.inilah.com/read/detail/1797058/awas-sering-nonton-televisi-picu-depresi
Sponsor :
> Download Program Penjualan Sederhana

Tidak ada komentar: