regentrenaldo
VisitingCardBlogger

Saya Segera Kembali

Mohon maaf Blog Regent Renaldo sedang dalam perawatan. Untuk program penjualan sederhana dengan Microsoft Excel silakan kunjungi: www.NotaRG.com > The Blog of Property: MandiriSemesta.com

Energi Panas, Potensi Listrik Masa Depan

Berita Tanggal : 06/10/2011

Jakarta – Suhu tinggi menjadi potensi energi tak terbatas. Sebuah penelitian berhasil memanfaatkan energi panas menjadi listrik dan bakal menggeser peran pembangkit listrik nuklir ataupun energi fosil.
Realitas dasar ilmiah ini dapat membantu menciptakan energi bersih bagi seluruh kota. Selama berabad-abad, arsitek memanfaatkan panas untuk membantu mendinginkan beberapa struktur melalui cerobong panas membuat udara membawa panas keluar bersamanya.
Kini, pengusaha Australia Roger Davey berambisi memanfaatkan fenomena itu dengan menciptakan, menangkap dan mengendalikan udara panas guna ‘menyalakan’ kota melalui menara surya raksasa 800 meter di gurun Arizona. Saat udara panas masuk menara, 32 turbin berputar menciptakan energi mekanik, generator pun mengubahnya menjadi listrik.
Menurut perusahaannya EnviroMission, menara semacam ini mampu menghasilkan 200megawatt listrik tiap harinya yang cukup untuk 100 ribu rumah. “Salah satu hal terpenting yang membedakan hal ini dari lainnya adalah kemampuannya menghasilkan listrik saat diperlukan,” ungkap kepala direksi dan direktur eksekutif EnviroMission itu.
Selain itu, Davey mengungkap menaranya tak butuh air untuk menghasilkan listrik seperti pembangkit tenaga nuklir yang memerlukan banyak air. Davey mengaku versi kecil menara yang dibuat di dataran Spanyol terbukti berhasil. Menurut pembuat menara Jerman Schlaich, Bergermann and Partner, versi mini menara ini berhasil menghasilkan 50kilowatt per hari.
Menurut Xinhua, operasi menara kecil ini mulai beroperasi tahun lalu di China. Proyek itu menghabiskan dana US$208 juta (Rp1,9 triliun) dan dalam tahap pembuatan. Pembangkit pertama akan menghasilkan 200kilowatt per hari. Juru bicara EnviroMission mengatakan, model menara tak menggunakan kabel dan hanya dibangun dengan semen.
Selain itu, gedung ini akan menjadi gedung tertinggi kedua dunia setelah Burj Khalifa di Dubai. Menara ini memiliki rentang usia 80 tahun, lanjutnya. Davey mengatakan, proyek Arizona ini akan menghabiskan US$750 juta (Rp6,8 triliun).
Profesor teknik mesin Mohammad Taslim dari Northeastern University mengatakan, dua kekhawatiran penting perihal ini adalah, akankah pembangkit ini menghasilkan listrik sesuai prediksi EnviroMission dan akankah cara ini ekonomis dan ramah lingkungan? “Proyek ini baru terdengar dari titik teknis. Saat puncak, klaim 200megawatts belum bisa tercapai,” kata Taslim.
Menurutnya, penggunaan bahan serat karbon perlu dipertimbangkan karena 800 meter bahan komposit struktur tak mampu menahan beratnya sendiri dan lebih rumitnya, sebuah struktur memang diperlukan. Menurut EnviroMission, jumlah polusi karbon yang tercipta saat pembangunan akan imbang setelah dua setengah tahun beroperasi.
Cara kerja menara ini tak seperti panel surya biasa yang mengubah cahaya matahari menjadi energi melainkan menciptakan listrik panas matahari dari matahari dan angin. Menara ini akan memanaskan udara dengan panas 90C di bawah kanopi transparan di sekitar menara yang kemudian disalurkan ke menara dan memutar turbin.
Makin tinggi menara, makin kuat arus angin. Makin cepat turbin berputar makin banyak listrik yang dihasilkan. Setelah matahari terbenam, tanah terus mengeluarkan panas dan makin banyak listrik dihasilkan. Menurut Davey, kendala pembuatan menara ini adalah perpaduan faktor politik, kebijakan lingkungan dan bahan bakar fosil.
“Kami telah meningkatkan teknologinya hingga mencapai titik layak secara komersil,” katanya. Pembangunan pembangkit ini sendiri akan memakan waktu dua tahun dan menciptakan 1.500 pekerjaan konstruksi. Kemudian saat situs ini beroperasi, 30 staf akan mengoperasikan pembangkit, perawatan kanopi hingga turbin serta keamanannya. Karena udara gratis, biaya operasi pembangkit ini akan minimal, katanya. [mdr]

sumber :  http://teknologi.inilah.com/read/detail/1782100/energi-panas-potensi-listrik-masa-depan
Sponsor :
> Download Program Penjualan Sederhana

Tidak ada komentar: