regentrenaldo
VisitingCardBlogger

Saya Segera Kembali

Mohon maaf Blog Regent Renaldo sedang dalam perawatan. Untuk program penjualan sederhana dengan Microsoft Excel silakan kunjungi: www.NotaRG.com > The Blog of Property: MandiriSemesta.com

Misterius, Hujan Serbuk Oranye di Alaska

Berita tanggal : 07/08/2011



Hujan serbuk oranye di Alaska. (AP Photo/Mark Thiessen)
Warga di sebuah desa di daerah bercuaca ekstrem, Alaska, dibuat bingung oleh jatuhnya serbuk berwarna oranye dari langit. Hujan serbuk oranye ini menyelimuti semua benda, menimbulkan kekhawatiran akan bahaya yang dikandungnya.

Menurut laman Associated Press, Sabtu, 6 Agustus 2011, serbuk oranye pertama kali ditemukan di pelabuhan di desa terpencil, Kivalina, Rabu pekan lalu. Serbuk oranye terlihat menyelimuti seluruh pelabuhan, beberapa di antaranya telah terbawa arus ke laut lepas.

Beberapa hari berselang, terjadi hujan air yang disertai serbuk oranye tersebut. Serbuk misterius itu masuk ke dalam cadangan air minum mereka. Fenomena alam yang aneh ini baru pertama kali terjadi di desa berpenduduk 374 orang tersebut.

"Sangat ringan, seperti serbuk. Benda ini mengapung di air, berkumpul menjadi satu. Sepertinya serbuk ini mudah terbawa angin. Sejauh yang saya tahu, ini pertama kali terjadi di Kivalina," ujar seorang warga, Austin Swan, 63.

Warga mengumpulkan serbuk oranye itu di dalam toples untuk diteliti di tiga laboratorium, yaitu laboratorium kota Anchorage, Universitas Fairbanks, dan laboratorium Badan Atmosfir dan Kelautan Nasional di California Selatan.

Sementara menunggu hasil lab keluar, warga Kivalina hanya bisa bertanya-tanya apakah sebenarnya serbuk tersebut. Beberapa mengatakan itu adalah ampas industri minyak yang diterbangkan angin. Namun warga lainnya membantah, karena tidak dirasakan adanya lapisan minyak di serbuk.

Ketakutan terbesar warga adalah apakah serbuk itu mencemari air dan apa pengaruhnya terhadap ikan. Pasalnya, panen ikan untuk pasokan musim dingin sebentar lagi akan segera dilakukan. Serbuk juga telah masuk ke dalam tangki persediaan air warga. Tidak mau ambil resiko, warga menghentikan konsumsi air dari tangki tersebut. (eh)


sumber : vivanews


Program Penjualan Sederhana  :
> Download Program Penjualan Sederhana

Tidak ada komentar: